12:18 PM Thu 03-01-2013
Screen 3
Berada di sebuah pulau yang dikelilingi lautan. Seingatku sekenarionya seperti itu.Selalu berawal dengan keadaan yang tidak jelas dan sulit dikontrol.Entah kenapa aku ingin pergi dari pulau dan dalam bayanganku aku berenang menuju lautan.Berada di sebuah screen pedesaan di depan ada jalan kecil setapak, di samping ada rumah bambu dan sawah yang luas. Aku terus berjalan mencari lautan, di depan aku melihat petani menyiram tanaman. Tanaman yang aneh seperti semangka,tidak jelas itu apa.Aku terus melangkah, di depan ada perkampungan dengan banyak jalan.Aku bertemu seseorang yang serasa aku kenal, lalu kami berjalan bersama-sama. Di jalan kami bertemu orang kedua.lalu aku menanyakan jalan ke sungai besar, tapi bukan sungai di sebelah(yang kumaksud mungkin jalan ke lautan atau dermaga. Entah kenapa aku bilang sungai besar, karena di sampingku juga ada sungai).Orang kedua menunjukan jalan. Lalu aku pergi. Kali ini aku sendiri. Entah kemana orang yang pertama aku jumpai. Lenyap!
Kali ini aku berjalan menapaki jalan setapak. Di depan ada seseorang yang aku kenal. Pernah menjadi guru agamaku waktu kelas 1 SMK.Namanya pak Sh*h*b. Entah kenapa dia ada disitu. Aku mencoba merespon. Dia tidak merespon. Lalu aku meneruskan perjalanan.Aku melihat kumpulan anak-anak memakai seragam pramuka lengkap. Seperti menunggu kehadiranku disuatu tempat di depanku. Kelihatannya itu seperti dermaga. Tapi aneh untuk ukuran dunia nyata. Meski dalam mimpi aku biasa saja dan tak menganggap ada keanehan.
Aku terus berjalan,memasuki dermaga. Harus merunduk dan berjalan. Karena ada sekat tembok di depan yang di bawahnya terdapat suatu lubang persegi panjang. Ada air disana berwarna coklat. Aku sampai di ujung dermaga dan yang kulihat adalah keanehan lagi. Sekali lagi aku tidak banyak merespon. Terus saja mengikuti skenario mimpi yang di sutradarai otakku sendiri. Yang kulihat malah aliran sungai berwarna coklat sedang di sebrang sana aku melihat perkotaan dengan ramai kendaraan. Lalu ada perahu mendekat dan ada seseorang menyuruhku naik(orang itu memakai pramuka juga dan banyak orang di perahu, wajahnya samar, namun aku seperti pernah mengenalnya).aku sampai di sebrang dan mimpi ku blur...hilang.mungkim masa REM ku sudah habis(sekedar mengingatkan waktu rem kurang lebih 1 jam).menuju ke screen 4
catatan:aku tidak sadar aku memakai baju apa.yang ada hanya pandangan seperti screen kamera tapi bertubuh manusia.
No comments:
Post a Comment